Kini Lebih Baik
Close  

31 Mei 2014

IGD: Prioritas Penanganan Pasien Ditetapkan 10 Menit Pertama

Blitar. Keadaaan gawat darurat dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja yang harus segera mendapatkan pertolongan secara cepat dan tepat agar resiko kecacatan dan kematian dapat dicegah. Untuk itu, sebuah rumah sakit tidak lengkap jika tidak mempunyai sebuah unit yang bisa memberikan pelayanan bagi pasien yang mengalami keadaan emergency atau gawat darurat.

Asis Dwi Wasito, S.Kep, Kepala Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSD Mardi Waluyo Kota Blitar mengatakan, pelayanan gawat darurat bertujuan untuk memberikan pertolongan pertama bagi pasien yang datang dan menghindari berbagai resiko, seperti kematian. IGD akan melakukan pemilahan pasien sebelum ditangani untuk menetapkan prioritas penanganannya berdasarkan tingkatan kegawatdaruratan penyakit atau trauma. Perawat dan dokter IGD mempunyai batasan waktu (respon time) untuk mengkaji keadaan dan memberikan intervensi secepatnya, yakni kurang dari 10 menit.

Pemilahan pasien yang perlu didahulukan untuk diberikan tindakan ini dikenal dengan istilah triage. Perawatan pasien didasarkan gejalanya. Prioritas pertama diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan jalan nafas, bernapas atau sirkulasi terganggu. Hal ini dikarenakan jika tidak ditolong maka dapat meninggal/cacat. Observasi pasien di IGD dilakukan sekitar 2-6 jam atau sampai kondisi pasien sudah stabil, setelah itu diputuskan apakah dirawat di ruang intensif atau ruang inap.

Dalam triage, prioritas perawatan dibagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu gawat darurat (P1), gawat tidak darurat (P2), darurat tidak gawat (P3), dan tidak gawat tidak darurat (P3). Masing-masing penilaian dilakukan dengan menilai tanda vital, kondisi korban, kemungkinan bertahan hidup, kebutuhan medis, dan lainnya.

Asis menambahkan, semua penyakit kegawatdaruratan bisa dilayani di IGD RSD Mardi Waluyo Kota Blitar seperti kecelakaan, keracunan, bahkan sering mendapat rujukan dari RS lain seperti bedah syaraf dan ortopedi. Selain memiliki waktu tunggu 1-2 menit, IGD RSD Mardi Waluyo Kota Blitar juga memiliki kamar operasi emergency, ambulance 24 jam, perawat bersertifikat minimal PPGD (Penanganan Pasien Gawat Darurat), dan dokter bersertifikat ACLS (Advanced Cardiac Life Support) serta dukungan pelayanan dari instalasi lain seperti radiologi, laboratorium. (humas)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (357)  
  
Jamkesmas (87)  
  
Jamsostek (33)


Website Link