Kini Lebih Baik
Close  

30 Mei 2018

RSUD MARDI WALUYO BEKALI TENAGA PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN LAKTASI

    Program pemerintah tentang pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) merupakan salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Untuk itu kaum wanita atau kaum ibu harus mempunyai ilmu bagaimana menyusui bayi secara baik dan benar supaya bayi tumbuh secara maksimal, baik perkembangan fisiknya maupun kecerdasannya serta daya tahan tubuhnya.
    Untuk memberikan pembekalan bagaimana menyusui yang baik dan benar, RSUD Mardi Waluyo menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Laktasi bagi tenaga pelayanan kesehatan ibu dan bayi yaitu bidan maupun perawat.
    Sri Rahayu, S.KM. M.MKes selaku Ketua Panitia Pelatihan Manajemen Laktasi menjelaskan pelatihan ini terbagi ke dalam 2 gelombang. Gelombang pertama sebanyak 22 orang mengikuti pelatihan selama 2 hari mulai Rabu (18/10) sampai dengan Kamis (19/10) di ruang Komite Medik RSUD Mardi Waluyo. Sedangkan 22 orang lainnya akan mengikuti gelombang kedua pada tanggal 25 sampai dengan 26 Oktober 2017.
    Sementara itu Direktur RSUD Mardi Waluyo,  dr. Ramiadji, Sp.B dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Murni SE menjelaskan pentingnya pelatihan ini. Ramiadji menjelaskan manajemen laktasi merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Sehingga pelatihan ini mutlak harus diadakan bagi para petugas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Karena melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas pelayanan kesehatan ibu dan bayi dalam  mengedukasi dan memotivasi pasien dengan tepat. Menurutnya usaha untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif (manajemen laktasi) perlu didukung oleh semua, baik dari lingkungan keluarga maupun dari tenaga pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Tenaga pelayanan kesehatan ibu dan bayi dapat melaksanakan manajemen laktasi sesuai perannya yaitu sebagai pemberi pelayanan, pendidik, konselor, dan pendamping. “Pelaksanaan manajemen laktasi ini harus ada kerjasama semuanya” tegasnya.
“Saya juga berharap disebarluaskan informasi laktasi ini ke masyarakat awam, termasuk di lingkungan sekitar tempat tinggal”, imbuhnya dokter yang ramah ini.
    Sementara itu bertindak sebagai nara sumber dalam pelatihan tersebut  adalah dr. Dewi Astasari, Sp. A, dr. Nova Hanafi, Sp.OG dan Nur Istiqomah, A.Md. Keb. Sedangkan materi yang diberikan diantaranya manfaat ASI dan menyusui, Penanggulangan Masalah Menyusui Bagi Ibu dan bayi maupun praktik cara-cara tata laksana masalah laktasi.(hum)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (353)  
  
Jamkesmas (80)  
  
Jamsostek (33)


Website Link