Kini Lebih Baik
Close  

28 Mei 2011

Dukung Program Walikota, Pembangunan Kesehatan Pro Rakyat Mardi Waluyo Jadi Pilihan Masyarakat

Pak Wali & Wawali pun mengandalkan perawatan di RSD Mardi Waluyo.

Blitar: Bagi sebagian besar warga Blitar, RSD Mardi Waluyo rupanya menjadi pilihan utama untuk berobat saat sakit, ataupun untuk sekedar perawatan kesehatan. Hal tersebut terbukti dari tingginya prosentase pemanfaatan tempat tidur untuk rawat inap pasien. Idealnya, prosentase pemanfaatan tempat tidur di setiap rumah sakit maksimal adalah 85%. Tapi di RSD Mardi Waluyo Kota Blitar, tahun 2010 lalu prosentase-nya mencapai 88,06%.

Dengan tingginya prosentase pemanfaatan tempat tidur, interval penggunaan tempat tidur dari saat kosong sampai terisi berikutnya pun menjadi lebih singkat. Seharusnya, interval penggunaan tempat tidur paling cepat satu hari. Tapi karena tingginya penggunaan tempat tidur rawat inap, intervalnya hanya sekitar 17 jam sudah ditempati pasien baru.

Salutnya lagi, prestasi tersebut ditunjang dengan fakta bahwa lama waktu perawatan pun relatif singkat. Jika idealnya lama waktu perawatan pasien rawat inap idealnya 6 hingga 9 hari baru boleh pulang, di rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kota Blitar tersebut, lama pasien rawat inap rata-rata hanya butuh waktu 3,94 hari sudah diijinkan pulang karena sudah sembuh atau sudah boleh pengobatan dengan rawat jalan.

”Tingginya animo masyarakat yang berobat di Rumah Sakit Mardi Waluyo, membuat kami harus lebih meningkatkan kualitas pelayanan, terutama sikap pelayanan yang ramah dengan prinsip 3S, senyum – salam – sapa,” kata Direktur RSD Mardi Waluyo Kota Blitar dr. Husein Abdulrachman menyikapi tingginya minat masyarakat berobat ke rumah sakit yang terletak di Jl.Kalimantan Blitar tersebut.(*)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (357)  
  
Jamkesmas (87)  
  
Jamsostek (33)


Website Link