Kini Lebih Baik
Close  

27 April 2013

RSD MARDI WALUYO TES KESEHATAN MENTAL CALEG

Psikolog RSD Mardi Waluyo Kota Blitar Agustina Dwi Rachmawati, M.Psi saat membimbing tes kesehatan mental para caleg DPRD Kota Blitar.

Blitar: Hiruk pikuk pencalonan anggota DPR/DPRD Provinsi/DPRD Kab-Kota (Caleg) merambah ke rumah sakit Pemerintah. Penyebabnya, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi para caleg adalah Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Puskesmas atau Rumah Sakit Pemerintah. Untuk Kota Blitar, RSD Mardi Waluyo Jl. Kalimantan 113 Blitar sebagai rumah sakit plat merah milik Pemerintah Kota Blitar, menjadi jujugan para caleg melakoni pemeriksaan kesehatan jasmani dan mental.

Direktur RSD Mardi Waluyo Kota Blitar dr. Husein Abdul Rahman menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan pelayanan cepat untuk para caleg yang melakukan pemeriksaan kesehatan di RSD Mardi Waluyo. Mulai dari Poli Umum, pemeriksaan narkoba di Laboratorium, hingga tes kesehatan mental di Klinik Psikologi.

“Alurnya sangat sederhana, hampir sama dengan para pasien pada umumnya. Cukup daftar di Poli Umum, diperiksa kesehatan fisik yang mendasar antara meliputi penglihatan dan pendengaran. Dan pemeriksaan kesehatan fisik, tes narkoba dan kesehatan mental sudah tuntas Sabtu kemarin,” urai dr. Husein tadi (27/04/2013) saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Untuk tes kesehatan umum fisik ditangani dr. Loanita di Klinik Umum. Tes narkoba di Laboratorium dilayani dr. Theodore Bernard Ratulangi, Sp.PK. Dan tes kesehatan mentak di Klinik Psikologi oleh Agustina Dwi Rachmawati, M.Psi psikolog. Pemeriksaan di Klinik Umum dan Narkoba relatif tidak butuh waktu lama. Beberapa menit di Klinik Umum, kemudian diambil sampel urine di Laboratorium. Setelah dua jam, hasil pemeriksaan narkoba sudah selesai.

Sedangkan tes kesehatan mental memerlukan waktu tiga hingga lima jam. Materi tes meliputi MPI (The Minnesota Multiphasic Personality Inventory) dan Tes Intelegensi. Tes MMPI untuk menilai atau mengukur kapasitas mental sesorang. Meliputi potensi kinerja, kemampuan adaptasi, kendala psikologis, perilaku beresiko, dan integritas moral. Dari tes MMPI ini akan terbaca bagaimana kapasitas setiap caleg, dengan kesimpulan mencakup lima kategori: sangat buruk, buruk, sedang, baik, sangat baik.

Sementara itu Tes Intelegensi, bertujuan untuk mengukur kemampuan atau kecerdasan yang meliputi pemahaman, kemampuan analisis, logika berpikir, dan numeric. Kesimpulan dari Tes Intelegensi ini juga mencakup lima kategori, yaitu: rata-rata bawah, rata-rata, rata-rata atas, diatas rata-rata, dan superior. “Untuk MMPI secara umum para caleg kapasitas mentalnya baik. Sedangkan untuk Intelegensi secara umum hasilnya rata-rata mendekatai rata-rata atas,” tutur Agustina.

Untuk para caleg yang sudah tes kesehatan fisik tapi belum melengkapi dengan tes kesehatan mental, masih terbuka kesempatan untuk mengikuti tes. Berdasarkan pemberitahuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, para caleg bisa melengkapi kekurangan berkas hingga tanggal 22 Mei 2013. “Bagi para caleg yang mau melengkapi berkas tes kesehatan mental, silahkan daftar ke Klinik Psikologi. Pelaksanaan tes setiap hari Selasa dan Kamis mulai jam 07.00 WIB,” terang Kasubbag Humas RSD Mardi Waluyo Rita Triana, S.Sos tadi (Sabtu, 27/03/2013) saat dikonfirmasi di kantornya.(humas)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (362)  
  
Jamkesmas (89)  
  
Jamsostek (33)


Website Link