Kini Lebih Baik
Close  

28 September 2013

Gangguan Perkembangan Bicara, Jangan Disepelekan !

Proses Terapi Wicara pada seorang anak

Blitar. Keterlambatan perkembangan berbicara pada anak jangan dianggap sepele. Hal ini karena keterlambatan atau gangguan perkembangan berbicara dan berbahasa pada usia umumnya merupakan suatu kasus yang perlu dicermati oleh para orang tua.

Nova Kurniawan, Amd.TW, Terapis Poli Terapi Wicara RSD Mardi Waluyo mengatakan, penderita gangguan perilaku komunikasi diantaranya meliputi gagap bicara, autis, hiperaktif, gangguan pendengaran, gangguan artikulasi dan irama kelancaran, termasuk juga keterlambatan berbicara. Untuk itu penderita diharuskan mengikuti terapi wicara guna proses menuju penyembuhan sekitar 1 3 minggu sekali selama 3 - 6 bulan. Pemeriksaan akan dilakukan sekitar 30 menit menggunakan berbagai tes sesuai gangguan yang dialami, diantaranya Token Tes untuk tes kemampuan bahasa, Tes Te Dy Va untuk penderita gangguan yang berhubungan otot berbicara, dan Tes Tadir untuk tes gangguan komunikasi lebih mendalam.

Nova menambahkan, gangguan perkembangan berbicara dan berbahasa bisa juga disebabkan gangguan saat hamil, sakit semasa kecil, bawaan lahir dan karena genetika. Terapis akan melakukan deteksidini, diagnosa gangguan hingga penyusunan program terapi guna memberikan tindakan terapi pada penderita.

Dalam melayani pasien, Poli Terapi Wicara di RSD Mardi Waluyo ini buka pada hari Senin, Kamis, Sabtu dengan jam pendaftaran dimulai 07.30 WIB 11.00WIB. Klinik ini dikunjungi pasien mencapai 125 orang per bulan, dan bersinergi dengan klinik psikologi dan klinik tumbuh kembang. (humas)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (362)  
  
Jamkesmas (89)  
  
Jamsostek (33)


Website Link