Kini Lebih Baik
Close  

08 Maret 2014

Patah Tulang Pasca Kecelakaan Diatasi Melalui Operasi

Blitar. Olahraga merupakan salah satu upaya untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, namun sayangnya ada sebagian masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana melakukan olahraga yang benar sehingga menyebabkan sering terjadi cedera, salah satunya patah tulang.

dr. Hendra Mahardana, Sp.OT, dokter spesialis bedah tulang RSD Mardi Waluyo Kota Blitar mengatakan, selain karena usia dan bawaan lahir, faktor kecelakaan menempati peringkat tertinggi dimana pasien harus dilakukan pembedahaan tulang. Operasi pembedahan dilakukan biasanya disebabkan patah tulang terbuka, patah tulang tidak stabil, patah tulang dengan terapi tidak berhasil, sedangkan tindakan yang dilakukan antara 1 - 3 tahap, tergantung dengan kondisi pasien. Tulang akan di-gyp apabila diantaranya ada kelainan bawaan dan tulang bergeser.

dr. Hendra menambahkan, untuk faktor bawaan lahir biasanya disebabkan bayi lahir dengan kelainan posisi kaki, sedangkan karena faktor usia biasanya disebabkan osteoporosis dan adanya nyeri pada tulang belakang bagian bawah.

“Operasi pembedaan tulang pasien sebaiknya tidak dilakukan oleh dukun, karena tidak sesuai dengan kaidah medis” imbuhnya.

Untuk tetap menjaga kesehatan tulang, pihaknya menghimbau agar terus aktif berolahraga, jangan banyak diam karena kapasitas tulang bisa berkurang. Selain itu menerapkan pola makan yang sehat, mengurangi berat badan yang berlebihan, menjaga postur tubuh saat bekerja, karena posisi yang tidak ergonomis bisa mempengaruhi regeneratif/penuaan

Poliklinik Bedah Tulang RSD Mardi Waluyo buka tiap hari senin dan kamis, serta ditangani oleh 2 dokter spesialis dan dilengkapi dengan alat canggih C-arm (x-ray) yang berguna untuk melakukan rontgen didalam ruang operasi. Klinik yang dibuka sejak tahun 2008 ini mampu melakukan operasi 1-3 pasien tiap harinya dengan lama operasi sekitar 1-3 jam. (humas)


FormLogin


Video Profil

Pengunjung


Polling

Kartu jaminan kesehatan yang Anda miliki ?
Askes (362)  
  
Jamkesmas (89)  
  
Jamsostek (33)


Website Link